Bireuen - Di tengah kesibukan dan tanggung jawab sebagai kepala keluarga, Bupati Bireuen Mukhlis, S.T mengajak para ayah di Kabupaten Bireuen untuk meluangkan waktu sejenak. Hadir dan mengantar anak di hari pertama masuk sekolah.
Imbauan itu tertuang dalam Surat Edaran Bupati Bireuen Nomor 400.3/710 yang ditetapkan pada 6 Juli 2026. Surat ini ditujukan kepada seluruh Kepala SKPK, Kepala Satuan Pendidikan, dan para orang tua di wilayah Kabupaten Bireuen.
Gerakan ini diberi nama GAMAS (Gerakan Ayah Mengantar Anak di Hari Pertama Sekolah). Bukan sekadar seremoni. Ini adalah bentuk nyata keterlibatan ayah dalam dunia pendidikan anak, sekaligus dukungan emosional yang sangat dibutuhkan anak saat memulai langkah baru di bangku sekolah.
13 hingga 15 Juli 2026 nanti adalah Hari Pertama Masuk Sekolah dan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah bagi siswa baru jenjang PAUD/TK, SD, dan SMP. Mari kita jadikan momen ini sebagai awal kebersamaan antara keluarga dan sekolah," demikian bunyi edaran tersebut.
Gerakan GAMAS merupakan tindak lanjut dari Surat Edaran Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN Nomor 17 Tahun 2026. Sekaligus menjadi bagian dari program Quick Wins Kementerian PPPA dan Gerakan Ayah Teladan Indonesia (GATI).
Untuk memastikan para ayah bisa hadir, Bupati juga meminta para Kepala SKPK memberikan fleksibilitas waktu dan dispensasi kerja bagi ASN maupun Non ASN yang memiliki anak usia sekolah.
Sementara itu, para kepala sekolah diminta menyambut para ayah dan wali murid dengan tangan terbuka. Jadikan gerbang sekolah bukan hanya tempat melepas anak, tapi juga ruang untuk mempererat kemitraan antara rumah dan sekolah.
Kehadiran seorang ayah di hari pertama sekolah mungkin terlihat sederhana. Tapi bagi seorang anak, itu adalah pesan yang dalam: _“Ayah ada untukmu. Ayah bangga padamu. Ayah berjalan bersamamu.”_
Melalui edaran ini, Pemerintah Kabupaten Bireuen berharap pendidikan tidak lagi menjadi tanggung jawab satu pihak. Melainkan gerakan bersama antara ayah, ibu, guru, dan pemerintah. Karena anak yang hebat, lahir dari keluarga yang hadir. (*)
