Wakil Ketua PN Bireuen, Komitmen Menjaga Nama Baik Lembaga Hukum

Header Menu

Iklan Utama


Wakil Ketua PN Bireuen, Komitmen Menjaga Nama Baik Lembaga Hukum

Hendra S
Kamis, 10 Februari 2022



Bireuen Aktual86

Wakil Ketua Pengadilan Negeri Bireuen yang baru saja dilantik , Daniel Saputra SH.MH berkomitmen mengembalikan nama baik lembaga hukum ,"sebab menurutnya selama ini kepercayaan Masyarakat terhadap pihak penegak hukum sudah mulai berkurang, baik mulai dari  Kepolisian.Kejaksaan , Pengadilan Negeri Bireuen maupun  Lapas ,keadaan ini dikarenakan tingkah - laku  atau tindakan -tindakan yang dibuat  oleh Oknum  penegak hukum  sehingga  menjastiminasi atau merusak nama lembaga hukum itu sendiri,
Demi menjaga itu semua , Daniel Saputra SH.MH  juga akan berupaya memberikan pelayanan semaksimal mungkin kepada Masyarakat luas  untuk mencari keadilan  di Negara Republik Indonesia sesuai UUD 1945.

Daniel Saputra SH MH ,sebelumnya pernah menjabat sebaga cakim di kota lhokseumawe semenjak tahun 2006 sampai 2009 kemudian pengangkatan hakim petama kali di kota sabang bwrtugas selama 4 tahun,lalu pada tahun 2012 pindah tugas di Jantoe,terus berlanjut dari tahun 2012 sampai tahun 2016 sempat bertugas di sigli lebih kurang 5 tahun dengan jabatan fungsional,kemudian dihari berbahagia ini kamis (10/2)2022,atas kepercayaan dari pimpinan Daniel Saputra SH.MH di angkat sebagai Wakil Ketua Pengadilan Negeri Bireuen.Alhamdullilah " ucapnya".
Jabatan Struktural yang diberikan ini merupakan aanah yang berat bagi dirinya dikarnakan sosok wajah baru ,Daniel juga mengakui sebelumnya ngak pernah memegang  jabatan struktural." Jadi saya butuh dari rekan Pers untuk memberikan masukan - masukan ataupun bentuk kritikan ,karna seperti pepatah mengatakan " Dimana Bumi Dipijak  Disitu Langit Dijunjung"artinya meskipun tiap daerah berbeda adat dan budaya yang namanya kita orang Aceh semua itu sama saja.

Mudah - mudahan  dengan kita memahami pola pikir adat dan budaya dan aturan - aturan  secara qanun atau cara kebiasaan dalam Masyarakat Aceh , intinya kita dapat membangun Aceh pada masa yang akan datang, namun kita harus dalam kontek Negara Kesatuan Republik Indonesia ( NKRI) dan kita tidak mengkedepankan Aceh Akan tetapu kita bisa hidup degan berbagai daerah lain maupun bangsa lain dengan menyesuaikan diri beradaptasi" tidak bisa mengunci diri , kita juga harus siap mengawal perdamaian yang sudah tercipta di Aceh." tutupnya".

Kedatangan Wakil Ketua Pengadilan Negeri Bireuen,Daniel Saputra SH.MH untuk tugas perdana di Kabupaten Bireuen,dalam rangka sebagai penegak hukum, beliau  ditemani oleh kedua orang tua, Istri dan pihak keluarga lainya.(*)