Pemasangan Aplikasi Gredu Di Sekolah Dasar, Bukanlah Paksaan Dan Intervensi Pihak Disdikbud Bireuen

Header Menu

Iklan Utama


Pemasangan Aplikasi Gredu Di Sekolah Dasar, Bukanlah Paksaan Dan Intervensi Pihak Disdikbud Bireuen

Hendra S
Senin, 25 April 2022



Bireuen,Aktual86
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Bireuen,Muhammad Almuttaqin.S.Pd.M.Pd membantah,terhadap berita yang berkembang ,kalau Dinas  saat ini telah melakukan pemaksaan dan Intervensi  terhadap Kepala Sekolah Dasar untuk melakukan pemasangan Aplikasi Gredu disetiap sekoah mereka " Apalagi dengan memakai Anggaran BOS  yang diambil per -siswa sebesar Rp.60.000.

Pemasangan Aplikasi yang dilakukan oleh setiap sekolah  dasar saat ini ,ditahun 2021,sebelumnya  sudah ada kesepakatan bersama antar mereka, melainkan bukan adanya unsur paksaan  yang disegaja dibuat oleh pihak Disdikbud Bireuen,kemungkinan besar pihak sekolah sendiri yakin, Dengan menggunakan Gredu murid akan mudah untuk belajar dan mengetahui seluruh kegiatan disekolah mereka.

Gredu sendiri hadir untuk membangun pendidikan Indonesia yang lebih baik dengan dukungan aplikasi digital bagi sekolah.

Pada masa pandemi, digitalisasi sekolah dinilai membantu proses belajar menjadi lebih efektif, transparan, dan terukur.

"Jadi dalam hal ini ,Almuttaqin menjelaskan ,tidak ada paksaan maupun Intervensi yang dilakukan Disdikbud  Bireuen, kepada  pihak Sekolah Dasar di Bireuen.

Kadisdikbud Bireuen,Almuttaqin juga menambahkan setelah adanya Rekomendasi dari BPK- RI Perwakilan Aceh untuk tidak mengunakan  Aplikasi itu membayar melalui anggaran BOS," Maka  pihaknya tidak melanjutkan program tersebut.

Kepada setiap Kepala Sekolah Dasar diharapkan untuk tidak memaksa kehendak memasang Aplikasi Gredu disekolah dengan mengunakan  Anggaran BOS ,karena dikemudian hari akan bermasalah." Tutur Almuttaqin".

Sementata,Kabid SD Disdikbud Bireuen,saat dikonfirmasi  Aktual86.Com melalui Whats  App ,senin (25/4)2022 ,Terkait Pemasangan Aplikasi Gredu  yang sudah lakukan di Sekolah Dasar dengan adanya paksaan dan intervensi oleh pihak Dinas ,menurutnya berita itu bohong,, tidak ada kaitanya dengan Disdikbud Bireuen,meskipun demikian ,kepada pihak Sekolah Dasar  "jangan selalu membawa nama - nama Dinas ,sehingga terkesan tidak baik diluar sana" Ungkap Alfian M.Pd".

Disisi lain ," Gredu merupakan Aplikasi di bidang pendidikan,merupakan salah satu Aplikasi terbaru yang dapat membantu menghubungkan peran guru dan orang tua untuk membangun masa depan para siswa lebih berkualitas.

Salah satu misi utama Gredu adalah memudahkan pekerjaan administratif guru. Di antaranya seperti mengisi dan mengolah daftar absen siswa, menyusun laporan harian, menyusun silabus, dan lain-lain.

“Layanan yang diberikan Gredu sejalan dengan visi pemerintah untuk mencetak sumber daya manusia unggul dan berdaya saing dalam menyongsong era industri 4.0. Gredu mewujudkan komitmennya dengan menghadirkan sebuah solusi digitalisasi lingkungan sekolah yang dapat menangani tugas tugas-tugas administrasi sekolah,”

Kemajuan pendidikan adalah tugas dan tanggung jawab bersama. Oleh karena itu, Gredu berkomitmen untuk memberi kontribusi dengan menciptakan solusi digital yang diharapkan dapat memaksimalkan peran guru, orang tua, dan murid.(*)