Bireuen - Aktual86.com l Kepala cabang Dinas pendidikan,Abdul Hamid S.Pd, M.Pd, menjadi inspektur upacara pada apel peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) Tahun 2026 yang digelar di Halaman SMKN 1 Simpang Mamplam,sabtu (2/5/2026).
Upacara berlangsung khidmat dan diikuti oleh ratusan pelajar dari tingkat Sekolah Menengah serta SMK dalam wilayah Barat, serta guru dan para Aparatur Sipil Negara (ASN) dari berbagai instansi, termasuk ketua PGRI Kabupaten Bireuen.
Hardiknas yang diperingati setiap 2 Mei, merupakan momen penting dalam dunia pendidikan nasional untuk mengenang jasa Ki Hadjar Dewantara sebagai Bapak Pendidikan Indonesia. Tahun ini, tema yang diusung adalah “Partisipasi Semesta Wujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua”.
Tema ini menekankan pentingnya kolaborasi antara peserta didik, pendidik, orang tua, pemerintah, hingga masyarakat luas dalam menciptakan sistem pendidikan yang inklusif dan merata di seluruh Indonesia, tanpa diskriminasi.
Kacabdin Abdul Hamid, yang membacakan pidato resmi Menteri Pendidikan Menengah dan Dasar,Prof. Dr. Abdul Mu'ti, M.Ed., menegaskan bahwa peringatan Hardiknas bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan momentum untuk memperkuat komitmen mencerdaskan kehidupan bangsa.
“Peringatan Hari Pendidikan Nasional merupakan momentum untuk kita meneguhkan dan meningkatkan dedikasi, komitmen, dan semangat untuk memenuhi amanat konstitusi, yaitu mencerdaskan kehidupan bangsa dengan memberikan layanan pendidikan yang terbaik, bermutu, dan berkemajuan bagi seluruh anak bangsa,”.
Dan perlu mengingatkan bahwa pendidikan adalah hak asasi setiap warga negara. Berdasarkan Undang-Undang Dasar 1945 dan UU Sistem Pendidikan Nasional Nomor 20 Tahun 2003, setiap anak berhak atas pendidikan yang bermutu tanpa memandang latar belakang agama, suku, jenis kelamin, lokasi geografis, atau kondisi ekonomi, ujarnya.
berharap adanya transformasi nyata di lingkungan sekolah. Harapannya, sekolah tidak hanya menjadi tempat transfer ilmu, tetapi juga menjadi lingkungan yang mendukung tumbuh kembang siswa,"harapnya.
Kacabdin juga menerangkan bahwa intrusik Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Murtalamuddin, menginstruksikan seluruh satuan pendidikan di Aceh untuk menyelenggarakan rangkaian kegiatan yang tidak sekadar seremonial, tetapi berdampak nyata bagi lingkungan sekolah dan masyarakat.
Murtalamuddin menekankan, esensi peringatan Hardiknas harus diarahkan pada pembentukan karakter peserta didik yang berintegritas, peduli, dan bertanggung jawab. Karena itu, sekolah diminta mengimplementasikan berbagai kegiatan yang memperkuat nilai-nilai tersebut dalam kehidupan sehari-hari.
Gerakan ASRI (Aman, Sehat, Resik, Indah) di lingkungan sekolah. Program ini diharapkan mampu menumbuhkan budaya hidup bersih, sehat, dan nyaman, sekaligus menciptakan lingkungan belajar yang kondusif dan berkelanjutan.
keterlibatan aktif siswa dalam berbagai kegiatan sosial dan lingkungan akan menjadi fondasi kuat dalam membentuk generasi Aceh yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki kepekaan sosial dan kepedulian terhadap sesama.
Sekolah harus menjadi tempat belajar yang semakin nyaman, bersih, dan menyenangkan bagi seluruh siswa,” pungkasnya.
Selesai upacara peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) acara di isi dengan pemberian penghargaan kepada Kepala sekolah yang berprestasi, di antaranya Hasan Basri S.Pd MM, Muhammad Nazar S.Pd, Feri Irawan, S.Si, M.Pd,sebagai Kepala SMK Paling Inovatif se-Aceh, Faisal ST.M.Pd.
Selanjutnya pemberian sertifikat penghargaan kepada Guru diberikan kepada Fakhrurrizal S.Pd, Gr yang masuk sebagai guru kontributor Aktif kegiatan sekolah,dan beberapa guru lainnya termasuk kepada Sultan Wirayuda Siswa SMK 1 Simpang Mamplam.
Perayaan Hardiknas kali ini juga diisi dengan berbagai kegiatan positif lainnya seperti, pameran karya siswa, dan gerakan literasi, selaras dengan visi pendidikan untuk membangun sumber daya manusia yang unggul.(Admin)