Telusuri
24 C
id
AKTUAL86
https://www.profitableratecpmnetwork.com/nx9gghhzti?key=a1031f8203f577b3866d83f5abe337a6
  • Beranda
  • Berita
    • Internasional
    • Nasional
    • Aceh
    • Politik
    • Pemerintahan
    • Hukum
    • Peristiwa
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Olahraga
  • Daerah Aceh
    • Banda Aceh
    • Sabang
    • Langsa
    • Lhokseumawe
    • Subulussalam
    • Aceh Besar
    • Aceh Barat
    • Aceh Barat Daya
    • Aceh Jaya
    • Aceh Selatan
    • Aceh Singkil
    • Aceh Tamiang
  • Aceh Tengah & Barat
    • Aceh Tengah
    • Aceh Tenggara
    • Aceh Timur
    • Aceh Utara
    • Bener Meriah
    • Bireuen
    • Gayo Lues
    • Nagan Raya
    • Pidie
    • Pidie Jaya
    • Simeulue
  • Video
  • Layanan
    • Pasang Iklan
    • Advertorial
    • Press Release
    • Media Partner
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Disclaimer
    • Hubungi Kami
AKTUAL86
Telusuri
🏠Home Aceh DPRA
Aceh DPRA KPK Mata Panggilan

Anggota DPRA Posting Surat Panggilan KPK di Sosial Media, Ini kata Alfian MaTA

Redaksi
Redaksi
26 Okt, 2021 0 0
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp

Aktual86.com l Berbagai dukungan terhadap Komisi Pemberantasan Korupsi dalam memberantas korupsi di Aceh terus bermunculan. Dukungan disampaikan lewat media sosial, media massa dan jalanan.

Semua dukungan itu adalah keresahan masyarakat terhadap buruknya penengakan hukum di Aceh. Banyak kasus dugaan korupsi di Aceh, namun hanya sedikit yang diungkap dan terungkap.

Bahkan kasus-kasus yang saat ini ditangani oleh aparat penegak hukum di Aceh, seperti kasus dugaan korupsi dana beasiswa yang ditangani oleh Kepolisian Daerah Aceh, progres penyelesaiannya lambat. Sama seperti kasus dugaan korupsi pada pengadaan aplikasi PIKA yang ditangani oleh Kejaksaan Tinggi Aceh. 

Saking lambatnya, masyarakat di Aceh saat ini mulai menunjukkan pada sikap apatis. Mereka menganggap kasus yang diungkap, lantas dipublikasi sebagai sebuah temuan, tidak akan berakhir di pengadilan karena memang tidak ada keseriusan dalam menangani hal ini. 

Sikap ini sangat berbeda jika dibandingkan dengan saat KPK menangani kasus. Masyarakat mulai merasakan gairah dan merasakan aura keadilan yang mereka harap-harapkan. 

Seluruh aparat penegak hukum, terutama yang menangani kasus-kasus korupsi, harus memahami bahwa penegakan hukum bukan sekadar memuaskan rasa penasaran terhadap apa yang dilakukan oleh pejabat-pejabat Aceh terhadap uang rakyat. 

Lebih jauh dari itu, masyarakat berharap tumbuh anggaran yang berkeadilan yang mendorong pada kesejahteraan. Hingga di Aceh, tidak ada lagi kemiskinan dan pengangguran. 

Saat masyarakat hanya disodori janji-janji kesejahteraan, mereka juga harus bertahan hidup. Maka pilihan yang paling logis dan mudah untuk dilakukan adalah dengan berbuat kejahatan. Jadi, kejahatan para pejabat saat mengorupsi anggaran daerah berdampak pada kejahatan lain yang sangat meresehkan masyarakat. 

KPK, kejaksaan atau kepolisian, harus memahami kebutuhan masyarakat untuk hidup secara layak di atas tanah dan lautan yang kaya akan sumber daya alam. Aparat penegak hukum jangan biarkan uang Aceh hanya berkutat di lingkaran kekuasaan sementara rakyat dibiarkan miskin. 

Ironisnya, di tengah gencarnya pemanggilan sejumlah pejabat oleh komisi anti rasuah, para anggota DPRA justru menunjukkan sikap yang berbeda, mereka justru dengan bangga memposting surat pemanggilan mereka oleh KPK di laman sosial media.

Menyikapi hal itu Alfian MaTA menyatakan, mareka yang memposting merasa yakin dirinya tidak bersalah atau terlibat dan sudah tentu mareka menjawab semua dari pernyataan atau klarifikasi yang di minta oleh penyidik dengan tanpa beban, 

Dugaan kami pemanggilan anggota  banggar DPRA tahun 2018 menyangkut kasus proyek multi years sebesar 2.7 Trilyun dan kami sendiri pada saat itu menolaknya karena prosesnya cacat prosedural dan sangat potensi terjadi korupsi dan terakhir kami laporkan ke KPK.

selanjutnya pihak DPRA  yang aktif atas kelembagaan sekarang juga sudah melaporkan ke KPK saat itu menyangkut masalah tersebut. melalui komisi IV DPRA pada saat itu menolak terhadap rencana tersebut karena prosesnya di paksakan. akan tetapi pimpinan DPRA saat itu menyetujuinya paket tersebut tanpa paripurna dengan menandatangi perjanjian bersifat MoU dengan pihak Eksekutif. yang perlu kami sampaikan adalah, "kebijakan koruptif dan potensi terjadinya korupsi maka anda dapat dijerat walau pun anda tidak menerima uang akan tetapi akibat kebijakan anda telah terjadi korupsi" kalau dalam aturan disebutkan menguntungkan orang lain.

MaTA meminta kepada KPK untuk segera mungkin membersihkannya sehingga rakyat aceh masih merasa ada hukum terhadap penyalahgunaan anggaran ataupun kebijakan yang telah membuat aceh miskin.

Laporan: Maudi Buloh
Aceh DPRA KPK Mata Panggilan
Via Aceh
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Postingan Lama
Postingan Lebih Baru

Berita Terkait lainnya

Posting Komentar

- Advertisment -
- Advertisment -
- Advertisment -

Stay Conneted

facebook Like
twitter Follow
youtube Langganan
vimeo Langganan
instagram Follow
rss Langganan
pinterest Follow

Berita Menarik Lainnya

Himpunan Masyarakat Aceh Yogyakarta Periode 2026-2029 Dikukuhkan

Redaksi- 10:03 AM 0
Nasional Himpunan Masyarakat Aceh Yogyakarta Periode 2026-2029 Dikukuhkan
YOGYAKARTA — Kepengurusan baru Himpunan Masyarakat Aceh (HIMA) Yogyakarta masa bakti 2026–2029 resmi dilantik dalam sebuah acara khidmat di Gedung DPD RI Daer…

Berita Populer

Himpunan Masyarakat Aceh Yogyakarta Periode 2026-2029 Dikukuhkan

Himpunan Masyarakat Aceh Yogyakarta Periode 2026-2029 Dikukuhkan

10:03 AM
HIM 2026 di Bireuen, Bupati Dorong Pelajar Bangun Masa Depan Lewat Budaya Menabung

HIM 2026 di Bireuen, Bupati Dorong Pelajar Bangun Masa Depan Lewat Budaya Menabung

3:30 PM
Menteri Sosial RI Tegaskan Percepatan Penyaluran Jadup Bagi Keluarga Terdampak Bencana di Bireuen

Menteri Sosial RI Tegaskan Percepatan Penyaluran Jadup Bagi Keluarga Terdampak Bencana di Bireuen

3:52 PM

Berita lainnya

Ilham Pangestu akan Kawal dan Usut Hingga Tuntas Kasus Warga Bireuen yang Tewas di Jakarta

Ilham Pangestu akan Kawal dan Usut Hingga Tuntas Kasus Warga Bireuen yang Tewas di Jakarta

12:20 AM
Tgk Aceh Minta Aparat Hukum , Tangkap Para Koruptor Uang Rakyat,Dengan Hukuman Mati "Tampa Pandang Bulu

Tgk Aceh Minta Aparat Hukum , Tangkap Para Koruptor Uang Rakyat,Dengan Hukuman Mati "Tampa Pandang Bulu

9:05 PM
Mantan Kabid Perkebunan Bireuen,Dilantik Sebagai Ketua DPC  PDIP  Periode  2019-2024

Mantan Kabid Perkebunan Bireuen,Dilantik Sebagai Ketua DPC PDIP Periode 2019-2024

12:51 AM

Baca juga

Mualem Berobat ke Singapura, Dek Fadh Jalankan Pemerintahan Aceh; Benarkah Ada Rencana Cangkok Ginjal?

Mualem Berobat ke Singapura, Dek Fadh Jalankan Pemerintahan Aceh; Benarkah Ada Rencana Cangkok Ginjal?

6:44 PM
Keluarga Korban Minta Pemberitaan Kecelakaan Jalan Elak Peusangan Kedepankan Verifikasi dan Konfirmasi

Keluarga Korban Minta Pemberitaan Kecelakaan Jalan Elak Peusangan Kedepankan Verifikasi dan Konfirmasi

4:44 PM
Prabowo Jamin RI Tak Perlu Impor BBM Terlalu Banyak

Prabowo Jamin RI Tak Perlu Impor BBM Terlalu Banyak

8:15 PM

IKLAN BERBAYAR

IKLAN BERBAYAR
AKTUAL86

Tentang Kami

Aktual86.com adalah portal media siber yang berkomitmen menyajikan informasi cepat, akurat, berimbang, dan terpercaya kepada masyarakat Indonesia..

Contact us: Aktual86.com@gmail.com

Follow

© MEDIA ONLINE AKTUAL86.COM
  • Disclaimer
  • Privacy
  • Contact Us
  • Redaksi