Mualem Berobat ke Singapura, Dek Fadh Jalankan Pemerintahan Aceh; Benarkah Ada Rencana Cangkok Ginjal?
BANDA ACEH — Aktual86.com, Gubernur Aceh Muzakir Manaf atau yang lebih dikenal dengan sapaan Mualem dikabarkan kembali menjalani pengobatan di Singapura. Keberangkatan orang nomor satu di Aceh tersebut turut membuat posisi pemerintahan Aceh mendapat perhatian, setelah Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah alias Dek Fadh ditunjuk untuk menjalankan tugas sebagai Pelaksana Harian (Plh) Gubernur Aceh.
Informasi mengenai keberangkatan Mualem ke Singapura dan penunjukan Fadhlullah sebagai Plh Gubernur Aceh disampaikan dalam pemberitaan Linear.co.id pada Sabtu, 22 Agustus 2026. Disebutkan, penugasan tersebut berkaitan dengan izin Mualem untuk menjalani pengobatan di luar negeri dan didasarkan pada surat dari Kementerian Dalam Negeri.
Selama Mualem menjalani perawatan, Fadhlullah diharapkan memastikan roda pemerintahan Aceh tetap berjalan. Agenda pemerintahan, pelayanan publik, pembangunan serta berbagai program strategis Pemerintah Aceh tetap harus berlangsung meskipun gubernur sedang menjalani pengobatan.
Informasi serupa juga diberitakan AcehXpose yang menyebut penunjukan Fadhlullah sebagai Plh dimaksudkan untuk memastikan tidak terjadi kekosongan dalam pelaksanaan tugas pemerintahan selama Mualem berhalangan menjalankan aktivitas kedinasan.
Meski demikian, masyarakat diimbau tidak langsung menyimpulkan kebenaran informasi hanya berdasarkan poster yang beredar di media sosial. Kepastian mengenai status penunjukan PLH Gubernur Aceh perlu mengacu pada surat atau keputusan resmi dari pihak yang berwenang.
Bukan Pertama Kali Mualem Berobat ke Singapura
Perawatan Mualem di Singapura bukan merupakan kali pertama menjadi perhatian publik.
Pada Mei 2025, Mualem juga pernah menjalani pemeriksaan kesehatan di Singapura. Saat itu, juru bicara Mualem-Dek Fadh, Teuku Kamaruzzaman, membenarkan bahwa Mualem sedang melakukan pemeriksaan kesehatan di luar negeri.
Menurut keterangan saat itu, Mualem menjalani pemeriksaan di Singapura karena memiliki catatan medis di rumah sakit tersebut. Pihaknya juga meminta masyarakat Aceh mendoakan kesehatan Mualem.
Pada periode yang sama, Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya juga menyatakan bahwa pemerintahan Aceh sehari-hari dijalankan oleh Wakil Gubernur Fadhlullah selama Mualem berada di luar negeri untuk menjalani perawatan. Bima menyebut Mualem telah melaporkan keberangkatannya dan memperoleh izin dari Menteri Dalam Negeri.
Muncul Isu Cangkok Ginjal
Di tengah kabar Mualem kembali menjalani pengobatan di Singapura, muncul pula informasi yang menjadi perhatian masyarakat, yakni isu bahwa Mualem diduga akan menjalani transplantasi atau cangkok ginjal.
Bahkan, beredar kabar bahwa disebut-sebut telah terdapat calon pendonor ginjal untuk Mualem.
Namun, informasi tersebut hingga kini belum mendapatkan konfirmasi resmi dari Mualem, pihak keluarga, Pemerintah Aceh, Kementerian Dalam Negeri maupun rumah sakit yang menangani pengobatannya.
Karena itu, kabar mengenai rencana transplantasi ginjal dan keberadaan pendonor belum dapat dipastikan kebenarannya.




Posting Komentar