Telusuri
24 C
id
AKTUAL86
https://www.profitableratecpmnetwork.com/nx9gghhzti?key=a1031f8203f577b3866d83f5abe337a6
  • Beranda
  • Berita
    • Internasional
    • Nasional
    • Aceh
    • Politik
    • Pemerintahan
    • Hukum
    • Peristiwa
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Olahraga
  • Daerah Aceh
    • Banda Aceh
    • Sabang
    • Langsa
    • Lhokseumawe
    • Subulussalam
    • Aceh Besar
    • Aceh Barat
    • Aceh Barat Daya
    • Aceh Jaya
    • Aceh Selatan
    • Aceh Singkil
    • Aceh Tamiang
  • Aceh Tengah & Barat
    • Aceh Tengah
    • Aceh Tenggara
    • Aceh Timur
    • Aceh Utara
    • Bener Meriah
    • Bireuen
    • Gayo Lues
    • Nagan Raya
    • Pidie
    • Pidie Jaya
    • Simeulue
  • Video
  • Layanan
    • Pasang Iklan
    • Advertorial
    • Press Release
    • Media Partner
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Disclaimer
    • Hubungi Kami
AKTUAL86
Telusuri
🏠Home Daerah Organisasi
Daerah Organisasi Pendidikan

IPELMAJA Nol Gagasan, Mau Jadi Apa ?

Redaksi
Redaksi
05 Okt, 2021 0 0
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp

Aktual86.com l Ikatan Pelajar Mahasiswa Aceh Jaya (IPELMAJA) Banda Aceh masa kepengurusan periode 2021-2023 sudah sah menjabat. Hal itu dibuktikan dengan terlaksananya pelantikan pengurus pada Minggu, (29/8/2021) lalu, di Hotel Grand Permata Hati. Mengusung tema "Membangun Semangat Baru Menuju Organisasi Yang Progresif dan Aktif”. Satu bulan lebih sudah berlalu dan ini merupakan salah satu acara ceremonial termegah untuk mahasiswa Aceh Jaya yang terlaksana. 

Namun seiring berjalannya waktu dan sejauh pantauan penulis, ketua IPELMAJA terpilih menjadi sosok pemimpin yang tidak bisa bekerja dan tidak bisa menakhodai mahasiswa Aceh Jaya. Faktanya sampai hari ini tidak ada satupun program yang telah dilaksanakan dan rampung. Sangat disayangkan organisasi yang besar di kabupaten Aceh Jaya, malah tidak bisa digerakkan untuk pengabdian kepada mahasiswa ataupun masyarakat Aceh Jaya itu sendiri.

Mengulang kisruh dualisme yang terjadi pada kepempimpinan IPELMAJA, penulis selaku mahasiswa Aceh Jaya melihat bahwa proses penyelesaian kisruh ini sangat tidak pintar penyelesaiannya di pihak ketiga. Kekuasaan negara secara tidak absolut membuat banyak celah untuk eksekutif, legislatif dan yudikatif yang menjadikan penyelesaian tidak di satu sisi instansi, ibarat "Pisau tumpul kebawah tajam keatas" guna untuk pemanfaatan politik mendatang.

Jahatnya, lagi-lagi mahasiswa yang menjadi korbannya. Perumukan kedua belah pihak pun tidak pernah terjadi. Alhasil, final di eksekutif atau Setdakab hanya menjadikan  perbuatan berdasarkan hukum yang ketidaktahuan dan bukan perbuatan atas fakta yang terjadi di ruangan mubes.

Selain dari pada itu, penulis melihat bahwa ketua IPELMAJA terpilih, setelah pelantikan hanya melakukan silaturrahmi saja, tak ada penampakan program kerja yang lebih hebat setelah itu.

Anggaran dana kepengurusan sebesar 50.000.000 (lima puluh juta) yang dikeluarkan dari Kesejahteraan Rakyat (KESRA) kantor Setdakab Aceh Jaya hanya digunakan untuk anggaran pelantikan dan membeli baju pdh (Pakaian Dinas Harian) saja, hal itu dilakukan dengan bangga tanpa adanya progres kerja sedikitpun untuk mahasiswa-mahasiswa Aceh Jaya, itulah bobroknya suatu kepengurusan. Bagai "Tong kosong nyaring bunyinya" begitulah perumpamaannya.

Faktanya bahwa Politics Of Thought dari ketua IPELMAJA terpilih tidak ada, hanya sosok marginal kepemimpinan saja tetapi tidak mempunyai relasi yang cukup sebagai kepemimpinan. Plan organisasi tidak tahu arah kemana dan hanya menuju jalan buntu. Akibatnya roda kepengurusan menjadi stuck, tak bisa jalan karena tak tahu arah jalan selanjutnya. Lantas bagaimana bisa dikatakan itu seorang yang berjiwa pemimpin? Perlu dipertanyakan kembali. Jangan hanya nafsu menjadi pemimpin tetapi fakta lapangan tidak cukup teori dan berani menjadi seorang pemimpin. 

Penulis adalah salah seorang Mahasiswa Aceh Jaya yang mempertanyakan kepada pengurus IPELMAJA tentang sosok kepemimpinan ketua IPELMAJA terpilih, apakah setelah dilantik Setdakab hanya merasa bangga tanpa progres kedepannya? Apakah begitu benarnya sosok pemimpin?

Penulis juga mewakili mahasiswa-mahasiswa Aceh Jaya yang sangat menyayangkan bahwasanya IPELMAJA tidak lagi menjadi lembaga yang Independensi di karenakan SK (Surat Keputusan) yang di bentuk dari Setdakab, akibatnya eksekutif menjadi lebih leluasa dalam hal tersebut. Harusnya SK di bentuk dari lembaga yang tidak ada kepentingan politik. 

Lagi-lagi sangat disayangkan mahasiswa Aceh Jaya yang butuh bimbingan dan arah pengetahuan untuk masa perkuliahan dan memimpikan sosok pemimpin yang bisa bekerja dengan baik dan mempunyai wawasan dan pemikiran yang intelektual. 

Kami, Mahasiswa Aceh Jaya sangat menantikan program-program yang berkualitas bagi mahasiswa untuk membuktikan bahwa paguyuban kabupaten mempunyai kualitas dan disegani dari pimpinannya bukan malah dianggap remeh dan tak bisa memimpin. Setiap pemimpin selalu dititipkan amanah luar biasa kepadanya dan dianggap mampu dari yang lain, seharusnya itu yang patut dijaga. Jika tidak bisa memimpin maka copot saja gelarnya sebagai pemimpin agar tidak memalukan kedepannya.

Penulis : Muhammad Irawan (Mahasiswa Aceh Jaya)
Daerah Organisasi Pendidikan
Via Daerah
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Postingan Lama
Postingan Lebih Baru

Berita Terkait lainnya

Posting Komentar

- Advertisment -
- Advertisment -
- Advertisment -

Stay Conneted

facebook Like
twitter Follow
youtube Langganan
vimeo Langganan
instagram Follow
rss Langganan
pinterest Follow

Berita Menarik Lainnya

Himpunan Masyarakat Aceh Yogyakarta Periode 2026-2029 Dikukuhkan

Redaksi- 10:03 AM 0
Nasional Himpunan Masyarakat Aceh Yogyakarta Periode 2026-2029 Dikukuhkan
YOGYAKARTA — Kepengurusan baru Himpunan Masyarakat Aceh (HIMA) Yogyakarta masa bakti 2026–2029 resmi dilantik dalam sebuah acara khidmat di Gedung DPD RI Daer…

Berita Populer

Himpunan Masyarakat Aceh Yogyakarta Periode 2026-2029 Dikukuhkan

Himpunan Masyarakat Aceh Yogyakarta Periode 2026-2029 Dikukuhkan

10:03 AM
Bupati Bireuen Desak Percepatan Pemulihan Pascabanjir, Ribuan Warga Masih Menanti Jadup

Bupati Bireuen Desak Percepatan Pemulihan Pascabanjir, Ribuan Warga Masih Menanti Jadup

4:46 PM
Wabup Bireuen Hadiri Pelantikan PW HUDA Periode 2026–2031

Wabup Bireuen Hadiri Pelantikan PW HUDA Periode 2026–2031

9:31 AM

Berita lainnya

Ilham Pangestu akan Kawal dan Usut Hingga Tuntas Kasus Warga Bireuen yang Tewas di Jakarta

Ilham Pangestu akan Kawal dan Usut Hingga Tuntas Kasus Warga Bireuen yang Tewas di Jakarta

12:20 AM
Tgk Aceh Minta Aparat Hukum , Tangkap Para Koruptor Uang Rakyat,Dengan Hukuman Mati "Tampa Pandang Bulu

Tgk Aceh Minta Aparat Hukum , Tangkap Para Koruptor Uang Rakyat,Dengan Hukuman Mati "Tampa Pandang Bulu

9:05 PM
Mantan Kabid Perkebunan Bireuen,Dilantik Sebagai Ketua DPC  PDIP  Periode  2019-2024

Mantan Kabid Perkebunan Bireuen,Dilantik Sebagai Ketua DPC PDIP Periode 2019-2024

12:51 AM

Baca juga

Mualem Berobat ke Singapura, Dek Fadh Jalankan Pemerintahan Aceh; Benarkah Ada Rencana Cangkok Ginjal?

Mualem Berobat ke Singapura, Dek Fadh Jalankan Pemerintahan Aceh; Benarkah Ada Rencana Cangkok Ginjal?

6:44 PM
Keluarga Korban Minta Pemberitaan Kecelakaan Jalan Elak Peusangan Kedepankan Verifikasi dan Konfirmasi

Keluarga Korban Minta Pemberitaan Kecelakaan Jalan Elak Peusangan Kedepankan Verifikasi dan Konfirmasi

4:44 PM
Prabowo Jamin RI Tak Perlu Impor BBM Terlalu Banyak

Prabowo Jamin RI Tak Perlu Impor BBM Terlalu Banyak

8:15 PM

IKLAN BERBAYAR

IKLAN BERBAYAR
AKTUAL86

Tentang Kami

Aktual86.com adalah portal media siber yang berkomitmen menyajikan informasi cepat, akurat, berimbang, dan terpercaya kepada masyarakat Indonesia..

Contact us: Aktual86.com@gmail.com

Follow

© MEDIA ONLINE AKTUAL86.COM
  • Disclaimer
  • Privacy
  • Contact Us
  • Redaksi