Haji Uma Tanggung Biaya Pendamping Penderita Gizi Buruk

Header Menu

Iklan Utama


Haji Uma Tanggung Biaya Pendamping Penderita Gizi Buruk

Hendra S
Selasa, 17 Mei 2022

Haji Uma Tanggung Biaya Pendamping Penderita Gizi Buruk

Aceh Utara Aktual86
Haji Sudirman lebih akrab disapa Haji Uma anggota DPD-RI Asal Aceh, tanggung biaya pendampingan pengobatan Naisya Alfaiza (9) warga Desa Geudumbak Kecamatan Langkahan Kabupaten Aceh Utara yang saat ini sedang menjalani perawatan di Rumah Sakit Cut Meutia (RSCM)

Menurut keterangan tim medis yang disampaikan melalui orang tua anak, Naisya menderita penyakit Gizi Buruk dan kekurangan cairan

Informasi terkait adanya warga Geudumbak penderita gizi buruk yang sedang dirawat pada RSCM Lhokseumawe, diketahui Haji Uma melalui geuchik Geudumbak yang disampaikan  dalam bentuk surat permohonan

Setelah berkomunikasi dengan orang tua gadis kecil tersebut, Haji Uma langsung memerintahkan Abdur Rafar penghubungnya di perbatasan Aceh Utara untuk mendampingi pasien dan menyerahkan biaya makan pendamping pasien

Haji Uma berharap dengan adanya bantuan  ini dapat meringankan beban keluarga pasien selama pengobatannya

Dengan mata yang berkaca-kaca saat menerima bantuan, orang tua Naisya hanya mampu mengucapkan ribuan terimakasih kepada Haji Uma dan para Stafnya.

Haji Uma menghimbau kepada petugas Medis di daerah pendalaman Aceh untuk bekerja lebih ekstra dalam melakukan upaya-upaya mencegah terjadinya gizi buruk

Sebab menurut Haji Uma dalam satu bulan ini saja sudah dua kasus yang sama terjadi di Aceh Utara, dan anak kasus pertama telah meninggal dunia beberapa hari lalu

Upaya kontrol ke setiap rumah warga dan sosialisasi harus rutin dilakukan karna daerah pedalaman dan terpencil rentan terjadi gizi buruk karena  justru terbatasnya informasi

Sementara itu untuk pemerintah Aceh utara kiranya dapat menambah porsi insentif kepada medis daerah pedalaman dan terpencil karna mengingat biaya transportasi dan medan yang tidak mudah terjangkau

Sementara itu Haji uma berpasan kepada para orang tua untuk segera melaporkan ke petugas medis setempat jika ada penyakit anak semenjak bayi sekalipun sehingga upaya penanganan bisa di lakukan sejak dini dan tidak menjadi fatal.(*)