Meninggal di Malaysia, Jenazah Warga Bireuen Dipulangkan ke Kampung Halaman.

Header Menu

Iklan Utama


Meninggal di Malaysia, Jenazah Warga Bireuen Dipulangkan ke Kampung Halaman.

Hendra S
Sabtu, 06 Agustus 2022

Meninggal di Malaysia, Jenazah Warga Bireuen Dipulangkan ke Kampung Halaman.

Bireuen Aktual86
Ridha Sabri (36), warga asal Gampong Ulee Raboe Kecamatan Jeunieb Kabupaten Bireuen meninggal dunia di sebuah rumah sakit di Kuala Lumpur, Malaysia, Selasa (12/7/2022).

Namun ironisnya, kabar meninggalnya Ridha Sabri baru diketahui komunitas Bireuen Bersatu Aceh Malaysia dua hari lalu.

Mendapat kabar tersebut, Komunitas Bireuen Bersatu Aceh Malaysia langsung mengurus proses pemulangan almarhum ke kampung halamannya di Jeunieb, Kabupaten Bireuen.

Berdasarkan informasi dari Haikal, Ketua Bireuen Bersatu Aceh Malaysia yang disampaikan kepada Haji Uma, jenazah Ridha Sabri tiba di Bandara Kuala Namu, Sumut, Jumat (5/8/2022) sore.

Dari Bandara Kuala Namu, selanjutnya menuju Bireuen dengan menggunakan ambulance dari BP2MI Perwakilan Aceh. Kabar terakhir, jenazah almarhum Ridha Sabri telah di semayamkan oleh keluarga di kampung halaman, Sabtu (6/8/2022), dini hari.

Pemulangan jenazah almarhum dari Malaysia menghabiskan biaya sekitar 5000 RM dan seluruhnya ditanggung Komunitas Bireuen Bersatu Aceh Malaysia dan keluarga almarhum. Sementara mobil ambulance dari BP2MI Perwakilan Aceh yang difasilitasi oleh H. Sudirman atau Haji Uma, anggota DPD RI asal Aceh.


Sementara itu, anggota DPD RI asal Aceh, H. Sudirman atau Haji Uma menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada Komunitas Bireuen Bersatu Aceh Malaysia atas upaya pengurusan dan biaya bagi proses pemulangan jenazah Ridha Sabri dari Malaysia.

"Ucapan terima kasih dan apresiasi kepada komunitas Bireuen Bersatu Aceh Malaysia yang diketuai saudara Haikal atas upaya dan bantuan biaya bagi pemulangan saudara kita dari Malaysia ke kampung halaman", ucap Haji Uma.

Selain itu, Haji Uma juga berharap kepada keluarga almarhum agar tabah atas cobaan ini dan berserah diri kepada Allah SWT(*)