Telusuri
24 C
id
AKTUAL86
Buy template blogger
  • Beranda
  • Berita
    • Internasional
    • Nasional
    • Aceh
    • Politik
    • Pemerintahan
    • Hukum
    • Peristiwa
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Olahraga
  • Daerah Aceh
    • Banda Aceh
    • Sabang
    • Langsa
    • Lhokseumawe
    • Subulussalam
    • Aceh Besar
    • Aceh Barat
    • Aceh Barat Daya
    • Aceh Jaya
    • Aceh Selatan
    • Aceh Singkil
    • Aceh Tamiang
  • Aceh Tengah & Barat
    • Aceh Tengah
    • Aceh Tenggara
    • Aceh Timur
    • Aceh Utara
    • Bener Meriah
    • Bireuen
    • Gayo Lues
    • Nagan Raya
    • Pidie
    • Pidie Jaya
    • Simeulue
  • Video
  • Layanan
    • Pasang Iklan
    • Advertorial
    • Press Release
    • Media Partner
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Disclaimer
    • Hubungi Kami
AKTUAL86
Telusuri

🏠Home

Rp2,5 Triliun untuk Pemulihan Pertanian Aceh, Pemerintah Tegaskan Bukan Transfer Tunai ke Kas Daerah

Pemerintah Aceh menjelaskan dukungan Rp2,5 triliun dari Kementan untuk pemulihan pertanian pasca-banjir bukan transfer tunai ke kas daerah.
IsMed
IsMed
08 Agu, 2026 0 0
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Pemerintah Aceh menjelaskan dukungan Rp2,5 triliun dari Kementan untuk pemulihan pertanian pasca-banjir bukan transfer tunai ke kas daerah.
Muzakir Manaf dan Nurlis Effendi


Banda Aceh – Juru Bicara Pemerintah Aceh, Nurlis Effendi, menegaskan bahwa dukungan sekitar Rp2,5 triliun dari Kementerian Pertanian (Kementan) untuk pemulihan sektor pertanian dan perkebunan pasca-bencana banjir besar bukan berupa transfer dana tunai ke kas Pemerintah Aceh maupun pemerintah kabupaten/kota.

 

Bantuan tersebut disalurkan melalui berbagai program dan kegiatan Kementan, antara lain rehabilitasi sawah, optimalisasi lahan, penyediaan alat dan mesin pertanian, serta bantuan benih yang langsung diterima oleh petani.

 

“Pernyataan Bapak Menteri mendapat perhatian luas dari masyarakat sehingga Pemerintah Aceh merasa perlu memberikan penjelasan mengenai mekanisme pelaksanaan program tersebut agar tidak menimbulkan persepsi yang berbeda,” ujar Nurlis Effendi di Banda Aceh, Kamis (6 Agustus 2026).

 

Pemerintah Aceh menyambut positif pernyataan Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman yang memberikan masukan dan saran untuk pemulihan sawah dan kebun pasca-bencana. Nurlis menjelaskan bahwa substansi dukungan pemulihan sektor pertanian dari Menteri Amran adalah benar. Namun, mekanisme penganggarannya dilakukan melalui beberapa satuan kerja Kementerian Pertanian dan pemerintah daerah sesuai ketentuan pengelolaan keuangan negara.

 

“Dukungan tersebut tidak seluruhnya berbentuk transfer dana ke kas Pemerintah Aceh, melainkan diwujudkan dalam bentuk program, kegiatan, dan bantuan yang langsung dirasakan manfaatnya oleh petani,” tambahnya.

 

Menurut informasi dari Dinas Pertanian dan Perkebunan (Distanbun) Aceh, akumulasi alokasi anggaran dukungan program pemulihan sektor pertanian mencapai sekitar Rp2,5 triliun dari Kementan. Anggaran ini tidak berupa transfer dana ke kas daerah, melainkan berada di Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN).

 

Rincian alokasinya adalah sebagai berikut:

- Rp515 miliar berada di Satker Provinsi dan Kabupaten/Kota untuk kegiatan optimalisasi lahan dan rehabilitasi sawah sekitar 40.000 hektare melalui dana Tugas Pembantuan (TP). Realisasi penyerapan per 3 Agustus 2026 telah mencapai 47,8 persen.

- Sekitar Rp2 triliun dialokasikan melalui satuan kerja pusat dan Balai di bawah Kementerian Pertanian untuk alat mesin pertanian, pembibitan, serta perkebunan (seperti bibit padi dan jagung). Provinsi dan kabupaten/kota hanya menerima manfaat berupa barang dari Kementan.

 

Gubernur Aceh Muzakir Manaf (Mualem) mengapresiasi dan menyampaikan terima kasih kepada Menteri Amran beserta jajaran atas dukungan pemulihan pasca-bencana. Apresiasi tersebut disampaikan langsung saat Gubernur bertemu Menteri di Jakarta pada Selasa, 4 Agustus 2026.

 

Data terbaru menunjukkan lahan sawah terdampak bencana mencapai 57.485 hektare, dengan rincian rusak ringan 27.437 hektare, rusak sedang 13.651 hektare, rusak berat 16.276 hektare, dan hilang 120 hektare. Saat ini, kegiatan optimasi lahan dan rehabilitasi yang sudah berjalan mencakup 40.852 hektare, dilaksanakan oleh Kementan bersama Distanbun Aceh dan dinas kabupaten/kota terkait.

Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Postingan Lama
Postingan Lebih Baru

Berita Terkait lainnya

Posting Komentar

- Advertisment -
- Advertisment -
- Advertisment -
Pasang Iklan Anda disini

Stay Conneted

facebook Like
twitter Follow
youtube Langganan
vimeo Langganan
instagram Follow
rss Langganan
pinterest Follow

Berita Menarik Lainnya

Desil 9-10 Bakal Tak Bisa Beli Pertalite Lagi, Pemerintah Siapkan Pembatasan Bertahap

IsMed- 6:07 AM 0
Bahlil Lahadalia Desil 9-10 Bakal Tak Bisa Beli Pertalite Lagi, Pemerintah Siapkan Pembatasan Bertahap
Info Aktual - Jakarta , Pemerintah mulai mengkaji pembatasan penyaluran bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi, khususnya Pertalite. Kelompok masyarakat dengan t…

Berita Populer

Tim Voli Kota Juang Gagal ke Semifinal Piala Dandim 0111/Bireuen Usai Ditumbangkan Lawan

Tim Voli Kota Juang Gagal ke Semifinal Piala Dandim 0111/Bireuen Usai Ditumbangkan Lawan

7:35 PM
Semifinal Dandim Cup 0111/Bireuen 2026: Makmur Tantang Peudada, Peusangan Hadapi Lapas Bireuen

Semifinal Dandim Cup 0111/Bireuen 2026: Makmur Tantang Peudada, Peusangan Hadapi Lapas Bireuen

11:30 AM
Bupati Bireuen Buka Seminar Nasional Harlah ke-18 PGM, Dorong Guru Madrasah Semakin Profesional

Bupati Bireuen Buka Seminar Nasional Harlah ke-18 PGM, Dorong Guru Madrasah Semakin Profesional

11:55 AM

Berita lainnya

Ilham Pangestu akan Kawal dan Usut Hingga Tuntas Kasus Warga Bireuen yang Tewas di Jakarta

Ilham Pangestu akan Kawal dan Usut Hingga Tuntas Kasus Warga Bireuen yang Tewas di Jakarta

12:20 AM
Tgk Aceh Minta Aparat Hukum , Tangkap Para Koruptor Uang Rakyat,Dengan Hukuman Mati "Tampa Pandang Bulu

Tgk Aceh Minta Aparat Hukum , Tangkap Para Koruptor Uang Rakyat,Dengan Hukuman Mati "Tampa Pandang Bulu

9:05 PM
Mantan Kabid Perkebunan Bireuen,Dilantik Sebagai Ketua DPC  PDIP  Periode  2019-2024

Mantan Kabid Perkebunan Bireuen,Dilantik Sebagai Ketua DPC PDIP Periode 2019-2024

12:51 AM

Baca juga

408 Unit Rumah Rusak Berat dan Relokasi di Bireuen Sudah Dibangun, Ini Progress dan Profil Pelaksananya

408 Unit Rumah Rusak Berat dan Relokasi di Bireuen Sudah Dibangun, Ini Progress dan Profil Pelaksananya

1:28 AM
Aduan Warga ke Wapres, Pemkab Bireuen Bongkar Data Bantuan Banjir

Aduan Warga ke Wapres, Pemkab Bireuen Bongkar Data Bantuan Banjir

11:56 PM
Makmur dan Peudada Lolos ke Semifinal Dandim Cup 0111/Bireuen 2026

Makmur dan Peudada Lolos ke Semifinal Dandim Cup 0111/Bireuen 2026

8:18 PM

IKLAN BERBAYAR

IKLAN BERBAYAR
AKTUAL86

Tentang Kami

Aktual86.com adalah portal media siber yang berkomitmen menyajikan informasi cepat, akurat, berimbang, dan terpercaya kepada masyarakat Indonesia..

Contact us: Aktual86.com@gmail.com

Follow

© MEDIA ONLINE AKTUAL86.COM
  • Disclaimer
  • Privacy
  • Contact Us
  • Redaksi