Nuri Mahera Raih Juara I Kategori Pop Festival Aneuk Nanggroe IX di Lhokseumawe

Nuri Mahera
LHOKSEUMAWE, AKTUAL86.COM – Kabar membanggakan datang dari dunia seni dan musik Aceh. Nuri Mahera yang merupakan putri kelahiran Bireuen berhasil meraih Juara I kategori lagu pop dalam ajang Festival Aneuk Nanggroe (FAN) IX yang digelar di Kampus Politeknik Negeri Lhokseumawe.
Festival yang diselenggarakan UKM Sanggar Seni Politeknik Negeri Lhokseumawe tersebut berlangsung pada Sabtu, 3 Oktober 2026, sedangkan pengumuman pemenang dilaksanakan pada Minggu, 4 Oktober 2026.
Nuri Mahera tampil sebagai juara pertama kategori pop setelah melewati rangkaian perlombaan dan menunjukkan kemampuan vokalnya di hadapan dewan juri.
Bagi Nuri, pencapaian tersebut bukan sekadar kemenangan dalam sebuah perlombaan. Prestasi itu menjadi hasil dari perjalanan panjang, latihan yang konsisten serta dukungan orang-orang terdekat yang terus memberikan semangat kepadanya.
Nuri merupakan putri tunggal dari pasangan Sumardi yang dikenal dengan nama Mardi Saputra dan Nurbaiti. Kecintaan terhadap musik juga tumbuh kuat di lingkungan keluarganya.
Mardi Saputra sendiri dikenal sebagai penyanyi yang pernah populer dengan sejumlah lagu, di antaranya “Kawen Cinabuta”, “Uro Pesta”, dan “Penjara Bireuen.”
Sejak awal menekuni dunia tarik suara, Nuri mendapatkan dukungan penuh dari kedua orang tuanya. Ia rutin berlatih vokal bersama ayah dan ibunya untuk meningkatkan kemampuan bernyanyi serta membangun kepercayaan diri saat tampil di atas panggung.
Selain mendapatkan bimbingan dari keluarga, Nuri juga terus mengasah kemampuannya melalui bimbingan guru di kampus dan berlatih bersama Roland Entertainment Bireuen.
Ingin Tampil di Ajang Lebih Besar
Kemenangan di Festival Aneuk Nanggroe IX semakin memotivasi Nuri untuk mengejar cita-citanya di dunia musik. Ia berharap suatu hari dapat mengikuti ajang pencarian bakat berskala nasional, termasuk Indonesian Idol.
Menurut Nuri, perjalanan tersebut masih panjang. Karena itu, ia ingin terus belajar, berlatih dan mengikuti berbagai kompetisi sebagai pengalaman untuk meningkatkan kemampuan vokalnya.
Prestasi tersebut juga menjadi kebanggaan bagi keluarga dan lingkungan kampus. Nuri berharap pencapaiannya dapat menjadi motivasi bagi generasi muda lainnya untuk berani mengembangkan bakat yang dimiliki.
Di tengah rasa bahagia atas kemenangan tersebut, Nuri tidak lupa menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang selama ini memberikan dukungan kepadanya.
“Tanpa kalian semua aku bukan apa-apa,” ujar Nuri dengan penuh rasa syukur.
Kemenangan di Festival Aneuk Nanggroe IX menjadi salah satu catatan penting dalam perjalanan Nuri Mahera. Dari panggung kampus di Lhokseumawe, ia kini mulai menatap mimpi yang lebih besar di dunia musik.


Posting Komentar