Mahasiswa Gayo
PEMAGAB Gelar Temu Ramah di Bireuen, Perkuat Silaturahmi dan Solidaritas Mahasiswa Gayo
Bireuen — Persatuan Mahasiswa Gayo Bireuen (PEMAGAB) menggelar kegiatan Temu Ramah 2026 sebagai upaya mempererat tali silaturahmi dan memperkuat solidaritas antarmahasiswa Gayo yang berada di Kabupaten Bireuen.
Kegiatan ini menjadi momentum untuk membangun kebersamaan, menumbuhkan rasa kekeluargaan, serta memperkuat hubungan antarmahasiswa Gayo di tengah kehidupan perantauan. Melalui Temu Ramah ini, PEMAGAB ingin menegaskan bahwa persaudaraan bukan sekadar ikatan karena berasal dari daerah yang sama, tetapi juga komitmen untuk saling mendukung dan tumbuh bersama.
Ketua Umum PEMAGAB, **Mulya Fitrah**, menyampaikan bahwa kegiatan Temu Ramah memiliki arti penting dalam membangun fondasi organisasi yang solid dan berkelanjutan.
“Bagi kita, PEMAGAB bukan hanya tempat berkumpul, tetapi juga rumah bagi mahasiswa Gayo di Bireuen. Di sini kita belajar menjaga persaudaraan, saling membantu, dan membangun kekompakan. Kita boleh berbeda pendapat, berbeda pemikiran, tetapi jangan sampai kehilangan rasa persaudaraan,” ungkapnya.
Ia juga berharap agar semangat kebersamaan yang terbangun melalui kegiatan tersebut dapat terus dijaga dan diwujudkan dalam berbagai kegiatan positif, baik di lingkungan organisasi maupun di tengah masyarakat.
Selain menjadi ruang silaturahmi, Temu Ramah PEMAGAB 2026 diharapkan dapat menumbuhkan rasa memiliki terhadap organisasi serta meningkatkan kepedulian mahasiswa terhadap pelestarian budaya dan identitas Gayo. Dengan demikian, PEMAGAB dapat terus berkembang menjadi wadah yang mempertemukan mahasiswa, memperkuat solidaritas, dan mendorong kontribusi nyata bagi masyarakat.
Melalui kegiatan ini, PEMAGAB mengajak seluruh mahasiswa Gayo untuk terus menjaga kekompakan, merawat persaudaraan, serta bersama-sama membangun organisasi yang aktif, solid, dan bermanfaat.
Ia menutup sambutannya dengan pesan yang menjadi penegasan komitmen anggota terhadap organisasi.
"PEMAGAB bukan milik satu orang, bukan milik satu kelompok, melainkan milik kita semua. Jangan hanya menjadi bagian dari organisasi ini, tetapi jadilah bagian dari kekuatan yang menjaga dan membesarkannya. Sebab, persatuan adalah kekuatan kita, dan persaudaraan adalah tanggung jawab kita,” tegas Mulya.
Via
Mahasiswa Gayo


Posting Komentar