Telusuri
24 C
id
AKTUAL86
https://www.profitableratecpmnetwork.com/nx9gghhzti?key=a1031f8203f577b3866d83f5abe337a6
  • Beranda
  • Berita
    • Internasional
    • Nasional
    • Aceh
    • Politik
    • Pemerintahan
    • Hukum
    • Peristiwa
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Olahraga
  • Daerah Aceh
    • Banda Aceh
    • Sabang
    • Langsa
    • Lhokseumawe
    • Subulussalam
    • Aceh Besar
    • Aceh Barat
    • Aceh Barat Daya
    • Aceh Jaya
    • Aceh Selatan
    • Aceh Singkil
    • Aceh Tamiang
  • Aceh Tengah & Barat
    • Aceh Tengah
    • Aceh Tenggara
    • Aceh Timur
    • Aceh Utara
    • Bener Meriah
    • Bireuen
    • Gayo Lues
    • Nagan Raya
    • Pidie
    • Pidie Jaya
    • Simeulue
  • Video
  • Layanan
    • Pasang Iklan
    • Advertorial
    • Press Release
    • Media Partner
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Disclaimer
    • Hubungi Kami
AKTUAL86
Telusuri
🏠Home Daerah
Daerah

Kementan Bangun Cetak Sawah Rakyat di Lima Kecamatan

Redaksi
Redaksi
28 Jul, 2026 0 0
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp

 


Bireuen – Kementerian Pertanian pada tahun 2026 merealisasikan Program Cetak Sawah Rakyat (CSR) di lima kecamatan dengan total luas mencapai 140 hektare. Program ini merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam memperluas lahan pertanian produktif guna memperkuat ketahanan pangan, meningkatkan kesejahteraan petani, serta mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.


Adapun lokasi pembangunan Cetak Sawah Rakyat tersebut meliputi Kecamatan Simpang Mamplam seluas 43,77 hektare, Kecamatan Pandrah seluas 46,89 hektare, Kecamatan Juli seluas 5,74 hektare, Kecamatan Peusangan seluas 9,5 hektare, dan Kecamatan Makmur seluas 34,1 hektare, sehingga total keseluruhan mencapai 140 hektare.


Sebelumnya, Dinas Pertanian Kabupaten Bireuen telah mengusulkan pembangunan lebih dari 1.000 hektare lahan sawah rakyat


Namun, setelah dilakukan kajian teknis, sejumlah lokasi belum dapat direalisasikan karena tidak memiliki sumber air yang memadai sebagai penunjang kegiatan pertanian.


Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Bireuen, Mulyadi, di ruang kerjanya, Senin (27/7/2026).


Menurut Mulyadi, seluruh lokasi Cetak Sawah Rakyat telah melalui kajian lingkungan dan wajib berada di luar Lahan Baku Sawah (LBS). Dengan demikian, program ini tidak mungkin dilaksanakan di atas sawah yang telah ada sebelumnya.


Apalagi  kegiatan CSR melalui tender  yang dilaksanakan di balai LPI Sumatera Utara, Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Bireuen, hanya sebagai tenaga teknis, tak mungkin akan terjadi korupsi didalamnya, seperti yang dituding selama ini yang ditujukan pada Dinas Pertanian dan Perkebunan Bireuen. 


"Program Cetak Sawah Rakyat yang dilaksanakan pemerintah harus berada di luar Lahan Baku Sawah. Jika tidak, maka lahan tersebut tidak akan diakui sebagai sawah Karena itu, tidak ada cerita pemerintah mencetak sawah di atas sawah yang sudah ada," tegasnya.



Ia menjelaskan bahwa saat ini proses verifikasi lokasi dilakukan dengan teknologi pemetaan digital dan citra satelit, sehingga setiap usulan lahan dapat dipastikan keakuratannya. Berbeda dengan masa lalu yang masih menggunakan metode manual, kini seluruh tahapan dilakukan secara digital sehingga potensi kesalahan dapat diminimalkan.


Mulyadi juga menepis berbagai tudingan yang menyebutkan adanya pembangunan Cetak Sawah Rakyat di atas lahan sawah lama. Menurutnya, apabila hal tersebut benar terjadi, pemerintah pusat secara otomatis akan membatalkan program tersebut karena tidak sesuai dengan petunjuk teknis yang berlaku.


Ia menegaskan bahwa seluruh pekerjaan CSR di Kabupaten Bireuen dilaksanakan sesuai ketentuan dan petunjuk teknis pemerintah. Saat ini pekerjaan baru dimulai dan ditargetkan rampung pada September 2026.


Mulyadi berharap seluruh elemen masyarakat dapat memberikan dukungan terhadap program tersebut serta tidak membangun opini yang dapat menghambat pelaksanaannya.


"Program Cetak Sawah Rakyat ( CSR)merupakan investasi jangka panjang bagi masa depan pertanian. Ketika lahan bertambah, produksi pangan meningkat; ketika produksi meningkat, kesejahteraan petani ikut tumbuh; dan ketika petani sejahtera, daerah menjadi lebih kuat dalam menjaga ketahanan pangan."


Ia menambahkan, keberhasilan Program Cetak Sawah Rakyat tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga membutuhkan dukungan masyarakat agar manfaatnya dapat dirasakan secara luas oleh generasi sekarang maupun yang akan datang.


"Sawah bukan sekadar hamparan tanah, melainkan sumber kehidupan. Setiap jengkal lahan yang dibuka untuk pertanian adalah ikhtiar menanam harapan, menjaga ketahanan pangan, dan mewariskan kesejahteraan bagi generasi mendatang."(*)

Daerah
Via Daerah
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Postingan Lama
Postingan Lebih Baru

Berita Terkait lainnya

Posting Komentar

- Advertisment -
- Advertisment -
- Advertisment -

Stay Conneted

facebook Like
twitter Follow
youtube Langganan
vimeo Langganan
instagram Follow
rss Langganan
pinterest Follow

Berita Menarik Lainnya

Sayuti Abubakar Ditetapkan Ketua Demokrat Aceh, Zulfikar : Semangat Baru Kembalikan Kejayaan

Redaksi- 7:51 PM 0
Daerah Sayuti Abubakar Ditetapkan Ketua Demokrat Aceh, Zulfikar : Semangat Baru Kembalikan Kejayaan
BANDA ACEH – DPP Partai Demokrat resmi menetapkan Sayuti Abubakar sebagai Ketua DPD Partai Demokrat Aceh periode 2026–2031. Surat Keputusan (SK) penetapan dis…

Berita Populer

Himpunan Masyarakat Aceh Yogyakarta Periode 2026-2029 Dikukuhkan

Himpunan Masyarakat Aceh Yogyakarta Periode 2026-2029 Dikukuhkan

10:03 AM
Bupati Bireuen Desak Percepatan Pemulihan Pascabanjir, Ribuan Warga Masih Menanti Jadup

Bupati Bireuen Desak Percepatan Pemulihan Pascabanjir, Ribuan Warga Masih Menanti Jadup

4:46 PM
HRD Tinjau Stasiun KAI Bogor, Pastikan Sarana dan Prasarana Transportasi Publik Terus Dibenahi

HRD Tinjau Stasiun KAI Bogor, Pastikan Sarana dan Prasarana Transportasi Publik Terus Dibenahi

10:34 AM

Berita lainnya

Ilham Pangestu akan Kawal dan Usut Hingga Tuntas Kasus Warga Bireuen yang Tewas di Jakarta

Ilham Pangestu akan Kawal dan Usut Hingga Tuntas Kasus Warga Bireuen yang Tewas di Jakarta

12:20 AM
Tgk Aceh Minta Aparat Hukum , Tangkap Para Koruptor Uang Rakyat,Dengan Hukuman Mati "Tampa Pandang Bulu

Tgk Aceh Minta Aparat Hukum , Tangkap Para Koruptor Uang Rakyat,Dengan Hukuman Mati "Tampa Pandang Bulu

9:05 PM
Mantan Kabid Perkebunan Bireuen,Dilantik Sebagai Ketua DPC  PDIP  Periode  2019-2024

Mantan Kabid Perkebunan Bireuen,Dilantik Sebagai Ketua DPC PDIP Periode 2019-2024

12:51 AM

Baca juga

Mualem Berobat ke Singapura, Dek Fadh Jalankan Pemerintahan Aceh; Benarkah Ada Rencana Cangkok Ginjal?

Mualem Berobat ke Singapura, Dek Fadh Jalankan Pemerintahan Aceh; Benarkah Ada Rencana Cangkok Ginjal?

6:44 PM
Keluarga Korban Minta Pemberitaan Kecelakaan Jalan Elak Peusangan Kedepankan Verifikasi dan Konfirmasi

Keluarga Korban Minta Pemberitaan Kecelakaan Jalan Elak Peusangan Kedepankan Verifikasi dan Konfirmasi

4:44 PM
Prabowo Jamin RI Tak Perlu Impor BBM Terlalu Banyak

Prabowo Jamin RI Tak Perlu Impor BBM Terlalu Banyak

8:15 PM

IKLAN BERBAYAR

IKLAN BERBAYAR
AKTUAL86

Tentang Kami

Aktual86.com adalah portal media siber yang berkomitmen menyajikan informasi cepat, akurat, berimbang, dan terpercaya kepada masyarakat Indonesia..

Contact us: Aktual86.com@gmail.com

Follow

© MEDIA ONLINE AKTUAL86.COM
  • Disclaimer
  • Privacy
  • Contact Us
  • Redaksi