Bupati Bireuen Resmikan Cath Lab di RSUD dr. Fauziah, Tandai Era Baru Pelayanan Jantung di Aceh
Hadir dalam kesempatan tersebut Unsur Forkopimda Bireuen,
Sekretaris Daerah Kabupaten Bireuen, Direktur Pelayanan Klinis RS Jantung
Harapan Kita Jakarta dr. Amir Aziz Alkatiri, Sp.JP(K), Direktur RSUD dr.
Zainoel Abidin Banda Aceh Dr. Muhazar Harun, SKM., M.Kes., Direktur UPTD RSUD
dr. Fauziah Bireuen dr. Minar Mushari, Sp.S., beserta para direktur dan
perwakilan 22 RSUD se-Aceh.
Penandatanganan PKS ini merupakan tindak lanjut Keputusan
Menteri Kesehatan Nomor HK.01.07/Menkes/112/2024 dan HK.02.02/D/3729/2024.
Kerja sama mencakup jejaring teknologi, pengetahuan, sistem rujukan, serta
peningkatan sumber daya manusia. Direktur RSUD dr. Fauziah, dr. Minar Mushari,
Sp.S., melaporkan bahwa rumah sakit telah menyiapkan delapan pasien untuk
menjalani prosedur kateterisasi jantung pada hari ini dan esok hari, dengan
supervisi langsung dari tim RS Jantung Harapan Kita dan RSUD dr. Zainoel Abidin.
Fasilitas Cath Lab ini merupakan bantuan Kementerian Kesehatan RI dengan
teknologi terkini.
Direktur RSUD dr. Zainoel Abidin, Dr. Muhazar Harun, SKM.,
M.Kes., menegaskan bahwa RSUDZA mengemban amanah sebagai rumah sakit pengampu
regional Aceh. “Tujuan utama jejaring ini adalah pemerataan layanan rujukan dan
penurunan angka kematian akibat lima penyakit prioritas: jantung, kanker,
stroke, uronefro, serta ibu dan anak,” ujarnya.
Sementara itu, Direktur Pelayanan Klinis RS Jantung Harapan
Kita, dr. Amir Aziz Alkatiri, Sp.JP(K), menyebut hari ini sebagai tonggak
sejarah baru pelayanan kesehatan di Bireuen. “Hari ini, untuk pertama kalinya,
prosedur pemasangan cincin jantung berhasil dilaksanakan di RSUD dr. Fauziah
Bireuen,” tegasnya.
Ia menekankan pentingnya keberadaan Cath Lab di daerah.
“Penanganan serangan jantung bersifat time-sensitive. Dengan adanya fasilitas
ini, pasien tidak lagi harus menunggu berjam-jam untuk dirujuk ke rumah sakit
yang jauh,” jelasnya. dr. Amir juga berharap integrasi layanan dengan BPJS
Kesehatan segera terwujud. “Berdasarkan koordinasi dengan Direksi BPJS Kesehatan,
penjaminan tindakan jantung di RSUD dr. Fauziah ditargetkan dibuka pada
November 2026 agar dapat diakses seluruh lapisan masyarakat,” tambahnya.
Dalam sambutannya, Bupati Bireuen menyampaikan apresiasi
kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi mewujudkan Cath Lab ini.
“Kesehatan adalah fondasi penting bagi kemajuan suatu daerah. Penyakit
kardiovaskular masih menjadi penyebab utama kematian di dunia, termasuk di
Indonesia,” ujarnya.
Ia menambahkan, dengan adanya layanan ini, masyarakat
Bireuen tidak perlu lagi jauh-jauh ke luar daerah untuk mendapatkan pelayanan
berkualitas. “Mari kita bersama-sama dukung kampanye pola hidup sehat,
pemeriksaan rutin, pola makan bergizi, dan aktif bergerak agar angka kematian
akibat penyakit jantung dapat ditekan,” harap Bupati.
Acara dilanjutkan dengan penandatanganan PKS oleh Direktur
RS Jantung Harapan Kita, RSUD dr. Zainoel Abidin, dan 22 RSUD se-Aceh, diikuti
penyerahan cinderamata dari Pemerintah Kabupaten Bireuen kepada RS Jantung
Harapan Kita. Kegiatan ditutup dengan pemotongan pita peresmian Cath Lab oleh
Bupati Bireuen serta peninjauan langsung ruang layanan bersama para tamu
undangan.
Kehadiran Cath Lab di RSUD dr. Fauziah Bireuen diharapkan
menjadi langkah nyata dalam meningkatkan akses dan kualitas pelayanan kesehatan
jantung bagi masyarakat Aceh, khususnya Kabupaten Bireuen.

