Telusuri
24 C
id
AKTUAL86
https://www.profitableratecpmnetwork.com/nx9gghhzti?key=a1031f8203f577b3866d83f5abe337a6
  • Beranda
  • Berita
    • Internasional
    • Nasional
    • Aceh
    • Politik
    • Pemerintahan
    • Hukum
    • Peristiwa
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Olahraga
  • Daerah Aceh
    • Banda Aceh
    • Sabang
    • Langsa
    • Lhokseumawe
    • Subulussalam
    • Aceh Besar
    • Aceh Barat
    • Aceh Barat Daya
    • Aceh Jaya
    • Aceh Selatan
    • Aceh Singkil
    • Aceh Tamiang
  • Aceh Tengah & Barat
    • Aceh Tengah
    • Aceh Tenggara
    • Aceh Timur
    • Aceh Utara
    • Bener Meriah
    • Bireuen
    • Gayo Lues
    • Nagan Raya
    • Pidie
    • Pidie Jaya
    • Simeulue
  • Video
  • Layanan
    • Pasang Iklan
    • Advertorial
    • Press Release
    • Media Partner
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Disclaimer
    • Hubungi Kami
AKTUAL86
Telusuri
🏠Home Nasional
Nasional

Dr. Fachrul Razi : Kedaulatan Sumber Daya Alam dan Masa Depan Aceh

Redaksi
Redaksi
05 Jul, 2026 0 0
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp

 


Jakarta – Pakar Politik Nasional yang juga Mantan Senator DPD RI dua periode (2014-2024) yang juga tokoh nasional asal Aceh, Dr. Fachrul Razi, MIP, memberikan analisis politik dan geopolitik yang tajam terkait pengelolaan kekayaan alam Aceh dalam kanal YouTube Zulfan Lindan Unpacking Indonesia, Minggu (5/7/2026).


 Dalam wawancara mendalam tersebut, Dr. Fachrul Razi memperingatkan pemerintah pusat agar tidak mengulangi kesalahan sejarah Orde Baru dalam mengelola sumber daya alam (SDA) Aceh, khususnya terkait temuan raksasa gas di Blok Andaman.


Dr. Fachrul Razi mengungkapkan keprihatinan mendalam atas indikasi penerapan skema offshore (lepas pantai) dalam eksploitasi Blok Andaman, di mana pipa gas direncanakan akan ditarik langsung ke Pulau Jawa tanpa singgah ke daratan Aceh. Menurutnya, kebijakan ini sangat mencederai rasa keadilan dan kedaulatan rakyat Aceh.


"Kalau kebijakan itu offshore dan pipanya ditarik langsung ke Pulau Jawa, itu membuktikan bahwa negara ini enggak butuh Aceh, dia hanya butuh minyak dan gas Aceh, tapi enggak butuh rakyat Aceh," tegas Fachrul Razi dalam wawancara tersebut 


Fachrul Razi membeberkan data historis yang mencengangkan mengenai kontribusi Aceh terhadap pembangunan nasional. Berdasarkan risetnya, sejak tahun 1974 hingga 2014, dari ladang gas PT Arun saja, Aceh telah menyumbang lebih dari Rp5.000 triliun (setara 4.269 kargo minyak/gas dan 1.868 kargo kondensat) untuk republik. Namun ironisnya, melalui Dana Otonomi Khusus (Otsus) selama 20 tahun, Aceh hanya menerima pengembalian sekitar Rp98 triliun.


"Modal pembangunan Orde Baru, jalan tol, dan infrastruktur di Jakarta, akumulasinya berasal dari migas Aceh. Namun apa yang didapat Aceh hari ini? Kemiskinan dan pengangguran. Ketimpangan di masa lalu inilah yang memicu konflik bersenjata selama 30 tahun sejak tahun 1976," jelasnya.


Blok Andaman yang saat ini dioperasikan oleh Mubadala Energy diperkirakan memiliki cadangan fantastis mencapai 11 triliun kaki kubik (TCF) gas serta potensi total kawasan mencapai 4,9 miliar barel setara minyak [05:36]. Fachrul Razi menaksir nilai ekonomi blok ini berkisar antara 250 hingga 300 miliar US Dolar atau lebih dari Rp5.000 triliun.


Ia mengkhawatirkan jika pengelolaan dilakukan secara offshore, Aceh hanya akan menjadi penonton. Berbeda dengan era PT Arun yang dikelola secara onshore di darat, yang meskipun menyisakan kemiskinan, setidaknya sempat menghidupkan infrastruktur lokal seperti KEK Arun, Pupuk Iskandar Muda (PIM), dan menciptakan ribuan lapangan kerja terampil bagi putra daerah.


Untuk menyelamatkan masa depan Aceh, Dr. Fachrul Razi mendesak adanya langkah konkret, di antaranya melakukan revisi Undang-Undang Pemerintahan Aceh (UUPA): Khususnya Pasal 150 yang membatasi kewenangan pengelolaan laut Aceh hanya sejauh 12 mil laut. Fachrul Razi meminta batasan ini dikembalikan menjadi 200 mil laut (Zona Ekonomi Eksklusif/ZEE) sesuai dengan semangat asli MoU Helsinki demi mewujudkan pengelolaan bersama (joint management).


Reposisi Kewenangan Ekonomi: Memastikan Pemerintah Aceh bertindak sebagai pemegang saham nyata (shareholder) yang memiliki hak veto dan keputusan administratif, bukan sekadar penonton (stakeholder) dari pembagian persentase kecil yang berlapis-lapis.


Fachrul Razi menaruh harapan besar pada kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto yang mengusung visi Ekonomi Pancasila (kembali ke Pasal 33 UUD 1945) dan hilirisasi. Isu Andaman dinilai menjadi ujian pembuktian apakah Presiden mampu melawan cengkeraman oligarki global demi kesejahteraan rakyat, sekaligus mengukuhkan legasi perdamaian jangka panjang di Aceh.


Ia mendorong Presiden Prabowo untuk segera menggelar pertemuan empat mata dengan Gubernur Aceh, Muzakir Manaf (Mualim), guna membahas penundaan eksekusi kebijakan Andaman yang berpotensi merugikan daerah tersebut.


"Orang Aceh itu cinta damai dan menaruh kepercayaan besar pada Pak Prabowo. Jangan biarkan orang-orang di sekitar Presiden yang berpikir kapitalistik merusak kepercayaan ini. Jika ketidakadilan ini dibiarkan, di mana rakyat miskin tidur di atas tanah yang kaya emas dan migas, potensi konflik baru yang lebih besar akan sangat mudah terprovokasi di masa depan," tegas Fachrul Razi menutup analisisnya sebagaimana rekaman di link https://youtu.be/Kp5pndAeSkI?si=IADu7a8xKkZ7ZLyC . (*)

Nasional
Via Nasional
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Postingan Lama
Postingan Lebih Baru

Berita Terkait lainnya

Posting Komentar

- Advertisment -
- Advertisment -
- Advertisment -

Stay Conneted

facebook Like
twitter Follow
youtube Langganan
vimeo Langganan
instagram Follow
rss Langganan
pinterest Follow

Berita Menarik Lainnya

Himpunan Masyarakat Aceh Yogyakarta Periode 2026-2029 Dikukuhkan

Redaksi- 10:03 AM 0
Nasional Himpunan Masyarakat Aceh Yogyakarta Periode 2026-2029 Dikukuhkan
YOGYAKARTA — Kepengurusan baru Himpunan Masyarakat Aceh (HIMA) Yogyakarta masa bakti 2026–2029 resmi dilantik dalam sebuah acara khidmat di Gedung DPD RI Daer…

Berita Populer

HIM 2026 di Bireuen, Bupati Dorong Pelajar Bangun Masa Depan Lewat Budaya Menabung

HIM 2026 di Bireuen, Bupati Dorong Pelajar Bangun Masa Depan Lewat Budaya Menabung

3:30 PM
Menteri Sosial RI Tegaskan Percepatan Penyaluran Jadup Bagi Keluarga Terdampak Bencana di Bireuen

Menteri Sosial RI Tegaskan Percepatan Penyaluran Jadup Bagi Keluarga Terdampak Bencana di Bireuen

3:52 PM
Gelar Rapat Paripurna ke-5, Bahas RUU Perubahan UU Pemerintahan Aceh

Gelar Rapat Paripurna ke-5, Bahas RUU Perubahan UU Pemerintahan Aceh

7:32 PM

Berita lainnya

Ilham Pangestu akan Kawal dan Usut Hingga Tuntas Kasus Warga Bireuen yang Tewas di Jakarta

Ilham Pangestu akan Kawal dan Usut Hingga Tuntas Kasus Warga Bireuen yang Tewas di Jakarta

12:20 AM
Tgk Aceh Minta Aparat Hukum , Tangkap Para Koruptor Uang Rakyat,Dengan Hukuman Mati "Tampa Pandang Bulu

Tgk Aceh Minta Aparat Hukum , Tangkap Para Koruptor Uang Rakyat,Dengan Hukuman Mati "Tampa Pandang Bulu

9:05 PM
Mantan Kabid Perkebunan Bireuen,Dilantik Sebagai Ketua DPC  PDIP  Periode  2019-2024

Mantan Kabid Perkebunan Bireuen,Dilantik Sebagai Ketua DPC PDIP Periode 2019-2024

12:51 AM

Baca juga

Mualem Berobat ke Singapura, Dek Fadh Jalankan Pemerintahan Aceh; Benarkah Ada Rencana Cangkok Ginjal?

Mualem Berobat ke Singapura, Dek Fadh Jalankan Pemerintahan Aceh; Benarkah Ada Rencana Cangkok Ginjal?

6:44 PM
Keluarga Korban Minta Pemberitaan Kecelakaan Jalan Elak Peusangan Kedepankan Verifikasi dan Konfirmasi

Keluarga Korban Minta Pemberitaan Kecelakaan Jalan Elak Peusangan Kedepankan Verifikasi dan Konfirmasi

4:44 PM
Prabowo Jamin RI Tak Perlu Impor BBM Terlalu Banyak

Prabowo Jamin RI Tak Perlu Impor BBM Terlalu Banyak

8:15 PM

IKLAN BERBAYAR

IKLAN BERBAYAR
AKTUAL86

Tentang Kami

Aktual86.com adalah portal media siber yang berkomitmen menyajikan informasi cepat, akurat, berimbang, dan terpercaya kepada masyarakat Indonesia..

Contact us: Aktual86.com@gmail.com

Follow

© MEDIA ONLINE AKTUAL86.COM
  • Disclaimer
  • Privacy
  • Contact Us
  • Redaksi