Takdir 31 Juli: Saat Dua Pemimpin PPP Bireuen Menyadari Mereka Lahir di Hari yang Sama
Aktual86.com | BIREUEN — Ada kisah yang membuat mata berkaca-kaca di balik dinding DPC Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kabupaten Bireuen.
Ketua DPC PPP Bireuen, Edi Saputra, S.H., M.M., dan Sekretarisnya, Muhammad Reza, S.Ked., M.K.M., ternyata dilahirkan di tanggal yang sama: 31 Juli.
Fakta itu baru mereka ketahui secara tak sengaja. Tanpa pesta meriah, tanpa kue ulang tahun, tanpa kejutan dari kader. Hanya keheningan sejenak, lalu rasa haru yang tiba-tiba mengisi ruang.
“Kami terdiam. Lalu tersenyum. Lalu… tersentuh,” ujar Edi Saputra dengan suara lembut. “Ini bukan soal merayakan ulang tahun. Ini seperti bisikan dari Allah bahwa kami memang ditakdirkan untuk berjalan berdampingan. Kompak. Saling melengkapi. Dan selalu rendah hati dalam memperjuangkan rakyat.”
Muhammad Reza mengangguk pelan. “Kabar ini bukan sekadar coincidence. Ini seperti api kecil yang menyala di dada kami. Semakin membakar semangat untuk bekerja lebih keras, lebih tulus, dan lebih dekat dengan masyarakat.”
Keduanya sepakat: kesamaan hari lahir itu terasa seperti tanda. Bahwa kepemimpinan mereka bukan kebetulan, melainkan rancangan yang sudah digariskan.
Kekompakan Ketua dan Sekretaris ini kini menjadi energi yang meresap hingga ke desa-desa. Di setiap pertemuan, di setiap musyawarah, di setiap langkah membantu warga, mereka selalu mengingatkan diri: “Kami dilahirkan di hari yang sama. Maka kami harus selalu sehati.”
Dengan terus mendengar nasihat ulama dan fokus membantu mereka yang membutuhkan, PPP Bireuen ingin hadir bukan sekadar sebagai partai, melainkan sebagai rumah yang hangat, peduli, dan bisa dipercaya oleh seluruh warga Bireuen.
Karena kadang, takdir datang dalam bentuk yang paling sederhana:
dua orang yang lahir di tanggal yang sama,
lalu ditakdirkan memimpin bersama.

Posting Komentar