Jembatan Kepala Hiu Dipadati Kendaraan, Antrean Mengular Imbas Penutupan Jembatan Kuta Blang
![]() |
| Penyebrangan Alternatif Jembatan Kepala Hiu |
BIREUEN – Kondisi terkini di jalur alternatif Jembatan Kepala Hiu mulai dipadati kendaraan, Minggu (9/8/2026) sore. Banyak pengendara, khususnya kendaraan roda empat, memilih jalur penyeberangan tersebut setelah akses utama melalui Jembatan Kuta Blang ditutup untuk proses perbaikan.
Pantauan di lokasi, antrean kendaraan terlihat cukup panjang. Kendaraan roda empat tampak mengantre untuk mendapatkan giliran menyeberang, sementara petugas pengendali lalu lintas di jembatan terlihat sibuk mengatur arus kendaraan agar tetap berjalan dengan tertib.
Salah seorang petugas di lokasi menyampaikan bahwa kepadatan kendaraan di Jembatan Kepala Hiu mulai terjadi sejak hampir satu jam sebelumnya.“Sudah hampir satu jam ini mulai padat,” ujar petugas tersebut saat ditemui di lokasi.
Untuk menggunakan jasa penyeberangan alternatif ini, pengendara dikenakan biaya Rp5.000 untuk sepeda motor, sedangkan kendaraan roda empat dikenakan Rp50.000.
Jembatan Kepala Hiu diketahui merupakan jalur penyeberangan alternatif yang dikelola oleh salah seorang pengusaha kilang kayu setempat. Jalur ini menjadi salah satu pilihan masyarakat untuk melintasi kawasan tersebut selama Jembatan Kuta Blang tidak dapat dilalui.
Pengendara yang hendak menggunakan jalur alternatif tersebut diimbau untuk bersabar dan mengikuti arahan petugas di lapangan, mengingat tingginya volume kendaraan yang datang secara bersamaan.
Kepadatan ini menjadi gambaran meningkatnya penggunaan jalur alternatif menyusul penutupan Jembatan Kuta Blang. Pengendara dari arah Bireuen maupun sebaliknya disarankan mempertimbangkan jalur alternatif lainnya untuk menghindari antrean panjang.



Posting Komentar